bisnisbrosur.co.cc

 Sukses bersama kami

 
Home Brosur BedCover Brosur Karpet Brosur Sepatu
 

 

 

Banyak orang sering bertanya "bagaimana mungkin berusaha kalau tanpa modal?". Pertanyaan tersebut secara tersurat mungkin benar, tapi jika diteliti, kebanyakan orang memahami pengertian modal ini adalah uang, betulkah?. Patut disadari bahwa uang adalah salah satu dari berbagai bentuk modal, yang dalam realisasi berbisnis kadangkala modal uang tidak selalu diperlukan.

Saya ada contoh menarik, ada seorang sopir taksi karena setiap hari ketemu orang dan bermodalkan kemampuan ngobrol (biar nggak bete lihat jalan terus), suatu saat ada seorang penumpang yang udah ngaler ngidul ngobrol, eh nawarin rumahnya untuk dijual. Si tukang sopir ngerti dia nggak mungkin toh bisa beli rumah yang harganya milyaran itu. Karena pas saat itu otak bisnisnya bekerja, kartu nama penumpang tersebut nggak lama udah ada di dompet si supir. "Nggak ada salahnya, kali aja suatu hari ada gunanya" pikir si supir.

Selang beberapa hari kemudian saat si supir taksi ngobrol dengan istrinya, dan tak disangka-sangka si istri ngobrolin bahwa bibi temannya yang punya perusahaan butik terkenal di Jakarta katanya lagi nyari rumah di Bandung biar mudah urusan bisnis di Bandung. Akhir percakapan tersebut si supir follow up kartu nama pemilik rumah yang mau jual rumahnya, sedangkan si istri follow up bibi temannya itu. Hasil dari loby-loby yang intens tersebut akhirnya terjadilah transaksi. Dan hasil dari menjual pelayanan tersebut ternyata akumulasi "tanda terimakasih" dari kedua belah pihak mencapai puluhan juta rupiah!!!.

Hikmah dari cerita nyata tersebut terlihat bahwa dalam kasus ini yang menjadi modal pertama bukanlah uang tunai. Dalam kasus ini modal kemampuan membina relasi dari si supir sebagai modal pertama, dan ketika peluang muncul dengan sigap si supir mangambilnya. Tapi mungkin anda berpendapat "Kan hal itu kebetulan saja!", Oke mungkin benar tapi coba anda pikirkan kalau si supir fokus pada bisnis ( Tapi jangan sampai nggak fokus ke jalan nanti nabrak (: )) ) masa dari ribuan penumpangnya nggak ada yang nyangkut. Bagi pebisnis "kesempatan itu diusahakan" (jeli melihat peluang), tentu bagi si supir tadi bukan hanya bisa jadi perantara penjualan rumah, bisa jadi yang lainnya.

Analogi dengan cerita tersebut, saya terinspirasi untuk memberikan "kartu nama" saya kepada anda, dan kalau boleh saya juga butuh "kartu nama" anda. Beserta "kartu nama" saya, saya menginginkan anda menjadi mitra kerjasama bisnis saya.

Situs yang dijadikan tempat kerja sama ini adalah "bisnisbrosur.co.cc". Dari namanya media komunikasi usaha adalah brosur. Bisa jadi anda adalah penumpang saya yang saya antar atau bisa juga anda si supir taksi yang ngantar saya.